Salam jumpa!
Dalam kesempatan kali ini saya akan
menceritakan kisah yg saya alami..
...
Saya adalah salah satu anggota dari suatu grup. Saya adalah ketuanya.
Kami sangat solid. Dalam seminggu setidaknya bertemu minimal 1 hari. Saya merasa kami sudah layaknya saudara. Kami saling membantu, saling menasihati, saling menghibur dan lain lain. Semakin hari semakin kuat ikatan persahabatan kami. Walaupun di beberapa hari tak jarang ada konflik antara anggota dgn anggota yg lain.
Selama berbulan bulan saya telah bergabung dgn grup tsb.
Dikarenakan jadwal sekolah kami yang semakin padat. Timbul lah suatu halangan bagi kami.
Di saat itu kami jarang bertemu lagi. Saya terkadang bertemu dengan si A, terkadang
saya bertemu dgn si B, dan terkadang saya hanya bertemu dgn si C. Kami sangat jarang berkumpul lagi seperti dulu. Kami sedikit kesulitan disaat menentukan waktu berkumpul. Itupun kalau jadi.
Suatu hari saya dijebak oleh suatu pertanyaan berikut "Diantara kmi ber3 siapa yang paling kamu tak sukai?" Saya sebagai seorang ketua grup (leader) merasa sangat bingung menjawabnya. Alasannya : saya terlanjur merasakan persaudaraan antara kita. Dan saya tahu jika sy menjawab setidaknya akan menimbulkan konflik.
Tentu saya tak mau mengambil resiko. Dengan senyum kecil saya, saya menjawab "Tak ada... Semuanya (termasuk saya) menyenangkan dan juga menyebalkan.. Semua sama kok."
Dengan jawaban itu saya dapat terlepas dari pertanyaan yg cukup membingungkan... Tapi kalau di ingat ingat... perjalanan kami sudah sangat panjang
namun masih saja ada kata kata seperti "eh blablabla nyebelin" "eh blablabla gini gini" dll. Yang sering melontarkan kata kata seperti itu termasuk juga saya. Namun... tiada manusia yang sempurna...
Sekian trims..
^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar